KEBUMEN (KRjogja.com) – Badan kerjasama GTZ Jerman untuk kali ketiga memasang sistem peringatan dini (early warning system) tsunami bagi Kabupaten Kebumen karena termasuk salah satu daerah rawan bencana ini.

“Bantuan EWS yang ketiga telah dipasang di Pantai Surorejan Kecamatan Puring. Sebelumnya dua EWS terpasang di Pantai Petanahan dan Ayah,” jelas Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Agus Rianto, Rabu (15/6).

Agus menjelaskan EWS penting karena Kebumen memiliki wilayah pantai sepanjang 57,9 kilometer yang membentang dari Kecamatan Mirit hingga Kecamatan Ayah. Untuk itu, akan menggelar simulasi bencana tsunami pada 14 Juli 2011  di Pantai Petanahan dengan melibatkan warga di Desa Karangrejo, Karanggadung, Tegalretno, Munggu, dan Ampelsari.

“Dalam peta rawan bencana, 135 desa di pegunungan yang tersebar di 17 kecamatan dipetakan sebagai daerah rawan longsor. Sedangkan 191 desa di dataran rendah yang tersebar di 23 kecamatan, rawan banjir. Sementara 81 desa di 16 kecamatan, rawan kekeringan.” (Suk)